Sekolah Tinggi Intelijen Negara – Cendekia Waskita

Ketika melalui jenjang pendidikan, mungkin masih banyak yang tidak mengetahui tentang Sekolah Tinggi Intelijen Negara, atau yang sering disingkat dengan STIN. Pada kesempatan artikel kali ini, akan kami jelaskan mengenai profil STIN tersebut. Di mana sekolah kedinasan ini dikenal tertutup. Tetapi di masa era keterbukaan modern seperti sekarang ini, memang kesan rahasia, angker, tertutup, misterius, klandestin, serta kekerasan, sedang berusaha dihapus. Dan lebih diarahkan ke karakter impresif terbuka terhadap publik. Mari baca selengkapnya.

Program studi
Mengenai program studi, Sekolah Tinggi Intelijen Negara menyelenggarakan pendidikan, program S1 Ilmu Intelijen, dan sebelumnya terbagi jadi program keagenan serta program studi analisis.


Untuk tenaga pengajarnya sendiri, dosen-dosen terbaik yang berasal dari berbagai perguruan tinggi terkenal di tanah air akan didatangkan. Selain itu juga ada pengajar tamu yang berasal dari kalangan praktisi paling baik pada bidang mereka masing-masing. Karena itu tenaga pengajarnya sudah tak perlu diragukan lagi.


Terkait BIN
Asosiasi publik saat berbicara mengenai masalah Intelijen ini, tentu saja masih berkaitan dengan keberadaan BIN (Badan Intelijen Negara), yang merupakan institusi resmi. Itu karena institusi ini adalah satu-satunya institusi yang memiliki kedudukan State Intelligence. Anda bisa melihat profilnya di situs bin.go.id. Dari pemikiran jika Intelijen adalah disiplin ilmu yang bisa dipelajari, di tahun 2002 pun Kepala BIN Dr. A.M. Hendropriyono sekaligus jenderal TNI (Purn), akhirnya memprakarsai berdirinya STIN ini. Dan selanjutnya ketika tahun 2003, tepatnya pada tanggal 9 Juli, presiden Indonesia pun meresmikan STIN, tahun 2004 kuliah perdana sudah dimulai.


Syarat umum mendaftar STIN terbaru
  • WNI (Sudah pasti)
  • Siswa SMK/SMU/MA kelas XII 2016, serta lulusan 2015 yang tengah menjalani kuliah pada PTN (Perguruan Tinggi Negeri)
  • Memiliki nilai rata-rata raport untuk kelas X, XI, serta semester 1 kls XII dengan minimal 7,0
  • Tak cacat, baik fisik maupun mental
  • Tak bertato, tak bertindik untuk yang putra
  • Tinggi badan, untuk putra min 165 cm, untuk putri min 160 cm. Berat badan ideal, dengan rumus “Tinggi badan – 110”
  • Apabila berkacamata, maka maks + (plus) ataupun – (minus) 0,50 8. Sebelumnya tak pernah mengalami kondisi patah tulang


Yang di atas syarat umum, sementara itu syarat administrasinya yakni:
  • Surat ijin ortu atau wali
  • Foto copy akte kenal lahir atau kelahiran
  • Foto copy raport dan dilegalisir kepala sekolah
  • SKCK kepolisian setempat
  • Surat keterangan berbadan sehat, tak buta warna, dibuat RSUD atau Puskesmas
  • Surat keterangan bebas dari Narkoba, yang dibuat RSUD
  • Surat keterangan jika belum pernah menikah, dibuat kepala desa ataupun kelurahan
  • Foto copy transkrip nilai untuk peserta yang tengah kuliah di Perguruan Tinggi Negeri
  • Pas foto dengan ukuran 4x6 6 lembar, untuk putra menggunakan latar belakang merah, untuk putri menggunakan latar belakang biru
  • Foto copy KK (Kartu Keluarga)
  • Calon peserta Cuma bisa memilih jadwal serta tempat seleksi pada tiap kota pelaksanaan saja

*Untuk seleksi penerimaan, hanya 1x melalui situs pendaftaran di URL www.stin.ac.id secara online

Anda pun harus memperhatikan format pengiriman semua berkas, karena dikirimkan secara online. Rata-rata berformat JPEG dan pdf. Sekian artikel mengenai Sekolah Tinggi Intelijen Negara, semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates: